Rolan Sihombing Dan Beranda Mimpinya

Memimpikan Esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini…

Performance or Appearance?

leave a comment »

Hampir dua minggu ini saya dibuat kesal oleh suatu benda yang bernama laptop. Komputer jinjing yang cukup krusial untuk pekerja sosial seperti saya ini mengalami permasalahan dalam proses bootingnya. Menurut analisa saya ditambah upaya googling dan tanya-tanya sana sini, kemungkinan ada konflik antara program enkripsi yang dipasangkan staff IT kantor regional saya dengan sistem operasi yang mengawal perangkat kerja saya ini.

Terlepas dari semua upaya recovery yang sudah saya lakukan, ada sebuah fitur opsional yang dimiliki oleh sistem operasi Windows yang selalu dipilih oleh orang-orang yang menginginkan komputernya beroperasi dengan lebih cepat, yaitu pilihan untuk memaksimalkan APPEARANCE atau PERFORMANCE. Biasanya saya lebih memilih opsi untuk memaksimalkan performa komputer saya.

Oke. Berhenti di situ dulu. Nanti saya akan kembali kepada isu appearance atau performance.

Saat ini saya bekerja di sebuah institusi yang menjadikan GEREJA sebagai pelanggan utamanya. Apa yang menjadi tanggung jawab saya ini semakin menambah rekam jejak saya dalam bekerja dan bermitra dengan GEREJA. GEREJA yang saya dampingi pun juga sangat beragam. Dari GEREJA yang ada di perkotaan hingga GEREJA yang ada lembah gunung di sebuah desa terpencil. Dari GEREJA yang megah hingga GEREJA yang tinggal menunggu waktu untuk rubuh karena bangunannya yang sudah terlalu reyot.

Pada paragraf inilah saya akan kembali kepada isu Performance atau Appearance. GEREJA, performance-kah atau appearance-kah? Manakah yang harus dipilih olehnya? Tentu saja semua pilihan akan disertai konsekuensinya.

GEREJA yang mengutamakan performance, kinerja atau kiprah pasti akan meminimalkan interior, eksterior bangunannya hingga kenyamanan atau gegap gempitanya. Dan sebaliknya GEREJA yang mengutamakan appearance, penampilan luar, doktrin atau tata ibadahnya akan meminimalkan kiprah nyatanya di tengah masyarakat sekitar gereja ataupun sumbangsihnya untuk GEREJA lain di luar sana yang membutuhkan pertolongan. Semua pilihan tentu diambil dengan pelbagai pertimbangan tapi juga memiliki konsekuensinya masing-masing. Hanya Pengadilan Akhirat yang niscaya menentukan mana yang benar atau yang salah.

Akhirnya entah performance atau appearance yang saya pilih untuk laptop saya, perangkat elektronika buatan manusia itu akhirnya akan habis masa pakainya. Dan jika atasan saya mengizinkan, tentu laptop lama itu akan diganti dengan yang baru.

Saya tidak tahu jika GEREJA mengusang baik dalam kinerja ataupun tampilannya, mungkinkah ia akan digantikan dengan yang baru oleh Pemilik Gereja (baca: TUHAN).

Entahlah. Hanya DIA yang tahu.

-Blangkejeren, 4 Feb 2014-

Written by Rolan Sihombing

February 4, 2014 at 8:19 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: