Rolan Sihombing Dan Beranda Mimpinya

Memimpikan Esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini…

You’ll Always Be My Yellow

leave a comment »

Waktu pertama kali Coldplay merilis lagu Yellow pada Juni 2000, dan radio-radio di Bandung pun mulai sering memperdengarkan lagu ini, saya semakin mencintai Coldplay. Sungguh!

Tetapi lirik Yellow-lah yang membuat saya memuja suara Chris Martin, dan bersumpah akan menghadiri konser Coldplay jika kebetulan mereka berkonser di Asia! Dan kelak ketika mereka menyanyikan lagu Yellow, itu akan menjadi momen terbaik untuk mendedikasikan lagu ini pada seseorang yang sangat saya cintai!

Chris Martin, vokalis Coldplay mengatakan:

The lyrics are about being devoted to someone, wanting to do anything for them – writing a song for them, swimming across the sea for them and so on. It’s not necessarily a romantic devotion, but someone that you look up to and would do anything for, a brotherly love.

Ketika lagu ini merajai tangga lagu pada akhir tahun 2000, saya sedang menjalin hubungan dengan seseorang yang sangat istimewa. Dia adalah “Yellow” saya untuk waktu yang sangat lama. Dan hubungan itu bisa dikatakan seperti apa yang tertulis pada Yellow. Kami melakukan banyak hal indah bersama. Tertawa dan menangis secara bersamaan. Memaksa dan mengalah juga secara silih berganti. Duduk berlama-lama dan berbicara panjang lebar mengenai apa pun atau juga duduk diam tanpa suara sambil memalingkan pandangan ke arah berlawanan untuk menghindari tatapan matanya saat sedang bertengkar. Beberapa lagu, puisi, cerita-cerita untuk pelayanan anak di gereja, tertulis untuknya. Tak jarang kami sengaja memilih jalan yang panjang dan berputar-putar untuk sekedar tambahan waktu agar bisa selalu bersama.

Yellow.

Dan sekarang dia adalah sahabat terbaik yang sanggup menudingkan jarinya sambil berkata: “Kamu salah!” Dahulu dia adalah Yellow yang saya cintai sebagai kekasih, dan sekarang dia adalah Yellow yang saya hargai sebagai sahabat.

Lagu Yellow tetap berkumandang meskipun saya harus berpisah dengannya. Perpisahan yang sangat menyakitkan sebenarnya. Tetapi hidup harus berjalan.

Lalu entah dari mana, seorang gadis bermata paling indah dan memiliki senyum paling manis yang pernah saya lihat, muncul di monitor komputer saya saat sedang berseluncur di dunia maya. Momen itu terjadi di bulan-bulan terakhir sebelum kepindahan saya untuk bekerja di sebuah organisasi kemanusiaan yang fokus pada anak. Ketika dia muncul, Yellow pun terngiang-ngiang di telinga.

Seperti layaknya laki-laki normal, saya berusaha mendekatinya dan tak jarang lebih sering diacuhkan olehnya. Dan pertemanan dengannya memang lebih sering hanya sebatas basa-basi dimana saya sebagai pihak yang ngarep. Lalu ternyata kemudian, dia sudah dimiliki. Ok!

Dengan terpaksa akhirnya Yellow menjadi lagu latar untuk satu hubungan yang berakhir dengan buruk dan berdampak sistemik secara menyeluruh. Saya berusaha dengan keras meyakini Yellow itu adalah dirinya, walau akhirnya dia sama sekali tidak pantas untuk diberikan Yellow. Sementara di saat yang sama, gadis bersuara indah itu rupanya sedang menapaki sebuah hubungan yang sangat indah. Saya bisa melihat dari tatapan matanya untuk prianya di foto-foto mereka.

Tapi lalu dia menghilang. Nomer ponselnya sudah berubah. Tanpa jejak sama sekali.

Sampai suatu kali, sebuah tanda-tanda kehidupan muncul di akun Facebooknya. Dan laki-laki ini dengan bergegas mengirimkan pesan, dan berusaha dengan garing mendekatinya kembali yang kemudian berakhir dengan kenyataan bahwa she’s in love with another man.

Dan tak lama saya nyaris berpikir akhirnya lagu Yellow bisa disematkan kepada seseorang meski sayangnya perempuan itu tidak menyukai Coldplay dan kemudian akhirnya dalam waktu sekejap juga ternyata memang dia tidak pantas diberikan Yellow.

Gadis manis sang cinta terpendam akhirnya kembali datang. Menudingkan jarinya dan menegur semua kegegabahan saya ketika nyaris meresmikan seorang perempuan menjadi Yellow saya. Tak jarang ia menertawakan pengalaman pahit tahun ini yang sungguh memalukan.

Tapi she’s always be my Yellow.

Dimana pun kamu, ketahuilah ini:

Yellow adalah tentang melakukan apa pun untuk orang yang kita cintai. Hal-hal kecil yang mereka lakukan, bahkan hal-hal “sampah” sekalipun, itu sangat berarti. Bahkan jika harus pergi ke tempat dimana pria-pria menari erotis pun, akan dengan senang hati dilakukan. Tapi jika karena cinta seperti Yellow kamu mengalami hal-hal yang membuatmu menangis tanpa henti, maka saya akan pergi. Sampai saya menemukan seseorang yang benar-benar pantas, ketika Yellow ini diperdengarkan sesungguhnya selalu kamu yang terlintas di pikiran.

Terima kasih Yellow.

Goodbye. I love you!

Look at the stars
Look how they shine for you
And everything you do
Yeah, they were all yellow

I came along
I wrote a song for you
And all the things you do
And it was called ‘Yellow’

So then I took my time
Oh what a thing to’ve done
And it was all yellow

Your skin, oh yeah, your skin and bones
Turn into something beautiful
D’you know? You know I love you so
You know I love you so

I swam across
I jumped across for you
Oh what a thing to do
‘Cause you were all yellow

I drew a line
I drew a line for you
Oh what a thing to do
And it was all yellow

Your skin, oh yeah, your skin and bones
Turn into something beautiful
D’you know? For you I bleed myself dry
For you I bleed myself dry

It’s true
Look how they shine for you
Look how they shine for you
Look how they shine for

Look how they shine for you
Look how they shine for you
Look how they shine

Look at the stars
Look how they shine for you
And all the things you do

Written by Rolan Sihombing

September 26, 2013 at 9:19 am

Posted in Cinta, Fiksi, Humaniora

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: