Rolan Sihombing Dan Beranda Mimpinya

Memimpikan Esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini…

Risalah Cintaku

leave a comment »

Bicara soal cinta memang tidak pernah habisnya. Seorang teman yang cukup jarang berkomunikasi dengan saya, hari ini mengirimkan undangan pernikahannya lewat layanan jejaring sosial. Karena memang jarang berkomunikasi, saya pun menanyakan bagaimana cara dia bertemu dengan wanita yang sebentar lagi akan dinikahinya. Teman saya ini pun menjawab pendek, “Ketemu di ATM.” Sontak saya terperangah, dan di tengah kesibukan kami berdua pun, kami sempat saling bercakap-cakap via layanan chat. Akhirnya saya pun mengetahui kalau teman saya ini bertemu dan berkenalan dengan gadis manis berlesung pipit itu di tengah antrian ATM.

Kedatangan cinta memang tidak pernah bisa diduga. Bahkan dari sebuah antrian sekalipun, sebuah kisah asmara bisa terjalin.

Di akhir bulan Desember yang telah lewat, mata saya terpaku pada sosok gadis manis di rumah makan Padang di pusat kota Ruteng. Selama nyaris 6 bulan saya ada di kota yang sedang dilanda hujan tanpa henti ini, baru kali ini saya melihat ada sosok manis nan memikat. Rambutnya, matanya, senyumnya, suaranya; semua nyaris sempurna.

Yang tidak sempurna adalah saya. Saya hanya terpaku melihat parasnya. Dan tidak ada setitik keberanian pun muncul dari dalam diri saya untuk berjalan mendekatinya dan mengulurkan tangan sekedar berkenalan dengannya. Sangat berbeda dengan teman saya yang sangat “Batak Tembak Langsung” dan tanpa tedeng aling-aling mencoba berkenalan dengan seorang asing di tengah antrian ATM.

Sepulang dari rumah makan Padang itu, wajah dan paras makhluk manis penggemar rendang itu masih membekas di memori saya. Tetapi hanya sebatas itulah posisi dirinya. Tidak lebih, padahal jika mungkin saya sedikit berani, pasti hari itu saya pulang dengan nomer ponselnya. Dan bisa jadi ada cerita cinta berbulan-bulan kemudian. Tapi kenyataannya, itu tidak terjadi.

Nampaknya saya harus belajar dari teman saya. Atau mungkin harus meniru keberanian Bapak saya ketika mendekati Mama dulu. Namun harus diakui, untuk urusan mendekati lawan jenis, saya masih kalah jauh bahkan dari penjaga malam di kantor saya. Terus terang saya bingung, kok bisa teman-teman saya punya nyali berkenalan dengan pacar mereka, atau pun dengan istri mereka dulu.

Saya jadi ingat ketika saya berkenalan dengan mantan-mantan pacar saya yang jumlahnya bisa dihitung dengan satu buah tangan saja. Semua dilakukan dengan surat. Ada yang dititipkan lewat teman, dan ada pula yang diselipkan di sebuah buku. Waktu pertama kali saya tertarik dengan lawan jenis, saya menuliskan kalimat “I like you” di balik tugas prakarya yang saya buatkan untuknya kala itu. Bahkan pernah, suatu kali di sebuah angkutan umum, ketika saya pulang dari kebaktian pemuda dengan seorang teman wanita yang sangat cantik, tidak ada keberanian sedikit pun untuk mengatakan “Saya suka kamu. Kamu mau jadi pacar saya?” Padahal kami sudah dekat cukup lama, dan bahkan malam itu begitu turun dari angkutan umum yang kami tumpangi, tangan saya menggenggam erat tangannya; dan saya tahu ada getaran cinta yang ia singkapkan dengan malu-malu melalui genggaman tangannya. Bahkan ketika kemudian kami berpisah jarak dan waktu, tidak satu kata cinta pun pernah terucap dari mulut saya.

Luar biasa bodohnya saya.

Nampaknya saya harus mulai sedikit berani lain kali, jika tidak ingin hidup selibat.

Para mantan, saat ini sudah menikah semua. Mereka hidup bahagia. Sedang saya masih “berusaha” bahagia.

Dan tahun ini, saya akan 36 tahun.

Sobat pembaca, ketika engkau tahu ada sebuah getaran cinta yang pelan-pelan saling berpagutan; jangan pernah terpaku. Hampiri, dan katakan saja, “Hai. Bolehkah saya berkenalan dengan kamu?” Kita tidak akan pernah tahu sebuah sapaan mungkin saja menjadi awal cerita cinta.

Selamat meresponi getaran cinta.

Written by Rolan Sihombing

January 10, 2013 at 6:13 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: