Rolan Sihombing Dan Beranda Mimpinya

Memimpikan Esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini…

Jangan Dibaca, Karena Tidak Mendidik!

with 2 comments

Seorang Pendeta yang saya baru kenal di Ruteng, bertanya kepada saya. Kurang lebih seperti ini dialognya. P adalah untuk Pendeta, sedang S adalah Saya.

P: “Sudah kawin kau?” (Pertanyaan klasik. Dan bisa ditebak dari penggunaan katanya, beliau adalah orang Batak).

S: “Kawin atau menikah Bang?” (Semua orang Batak bisa dipanggil Abang. Enak bukan).

P: “Ah cem mana pulak kau ini. Ada bedanya kah?” (Saya seperti berada di Medan saat sedang berbicara dengan Abang itu).

S: “Ya bedalah Bang. Kawin gak perlu biaya banyak-banyak, sedang menikah, apalagi di Ruteng, beuh entah berapa ratus juta mesti saya siapkan?”

P: “Oh adanya perbedaan antara kawin dan nikah. Ah gak ngerti aku macam yang gitu-gitu.”

S: “Saya juga gak ngerti kok Bang. Ini mah diceritain orang.” (Saya mengeluarkan jurus ngeles kayak bajaj).

P: “Mau kukenalkan sama seseorang?”

S: “Cewek atau cowok, Bang?”

P: “Ya ceweklah. Masa cowok. Normalnya kau?” (Abang itu tiba-tiba melirik ke bawah pinggang saya. Entah apa maksud tatapannya. Kontan saya pun langsung menyilangkan kedua tangan saya di bagian bawah pinggang.)

S: “Beuh, eike mah normal cyiiiiiinnnn!”

P: “Ciyuuussss? Miapah?” (Baru kali ini saya melihat alumni anak alay jadi Pendeta).

S: “Seriusnya saya Bang. Saya pernah punya pacar kok. Wanita tepatnya.”

P: “Berapa banyak pacarmu dulu?”

S: “Tunggu Bang, saya hitung dulu.” (Saya pura-pura menghitung dengan jari-jari di tangan saya).

P: “Ah lama kali. Pleiboy cap kampak merah rupanya kau?” (Mengerti pulak Abang ini tentang Kampak Merah. Jangan-jangan…)

S: “Cuma tiga kok Bang.”

P: “Baaaahh. Sikit kali. Padahal tampannya kau. Walau buncit kali perutmu.”

S: “Ah yang benarnya Bang, saya tampan. Jadi malu nih.” (Saya benar-benar menutup wajah saya dengan dua tangan persis seperti cowok KW yang tersipu-sipu malu).

P: “Iya tampan, tetapi lebih baik muka jelek tapi menikah; daripada muka tampan cuma punya pacar tiga seumur hidup, belum nikah pulak.” (Aseeeem, skak mat!).

S: “Ah jangan gitulah Bang. Aku ini kikuk kalo di depan cewe.”

P: “Tapi genit ya kau di depan cowo?” (Skak mat kedua grrrr).

S: “Ah enggak juga kok Bang. Sekali-sekali aja.”

P: “Bah, ngeri kali kau kawan. Musti pelepasan dari kutuk jomblonisasi kau.”

S: “Berapa tarif untuk doa pelepasan itu Bang? Saya bayarlah seberapa pun.”

P: “Janganlah kau ngomong tarif di sini. Nanti aja via japri ya.”

S: “Baiklah Bang, nanti kita kongkalikong ya.”

P: “Ah macam si Dahlan Iskan  aja kau.” (Orang Batak suka memanggil orang dengan awalan “Si” depan namanya).

S: “Itu hanya pencitraan ajanya Bang. Supaya ia terkesan dizalimi, lalu bisa menang di 2014 nanti.”

P: “Sotoy kau. Udah jomblo, sok tahu pulak.”

S: “Lebih baik sotoy daripada letoy Bang.”

P: “Betul juga.” (Sambil kembali melirik ke bawah pinggang saya).

S: “Jadi cantiknya yang Abang mau kenalin ke saya?”

P: “Cantik, tapi gak jadilah. Kayaknya gak sanggup kau bayar tuhornya.”

S: “Yah..bacrit Abang ini. Banyak cerita.”

P: “Sudahlah kau pikirkan pekerjaanmu saja dulu. Jangan kau pikirkan kawin dulu. Doa saja supaya diberi ketabahan menghadapi kesialanmu ini Kraeng. (Kraeng = sapaan untuk antara teman di Manggarai. Seperti Bung, atau Bro).

S: “Makasih ya Bang buat celaannya.”

P: “Sama-sama. Ssst, mau doa makan tuh.”

Written by Rolan Sihombing

November 2, 2012 at 11:45 am

Posted in Uncategorized

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Hahahahhahahaha bagus bang… Ini kisah nyata atau fiksi ?

    bayu soepono

    November 8, 2012 at 12:43 am

  2. ini based on real event ditambah sedikit bumbu fiksi Pak hehehe

    Rolan Sihombing

    November 27, 2012 at 8:25 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: