Rolan Sihombing Dan Beranda Mimpinya

Memimpikan Esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini…

Ideologi Jomblo (Part 3)

leave a comment »

Sekarang gak terasa sudah Ideologi Jomblo bagian yang ketiga. Semoga para pembaca masih tertarik membaca tulisan yang terakhir dari Ideologi Jomblo yang gue anut. Tulisan ini gue tegaskan bukan untuk mengkomersilkan fase jomblo-sisasi yang gue jalani sekarang. Percayalah, gue mengobral diri gue sendiri pun, rasanya gak bakal ada yang minat. Ini pun diamini salah seorang teman gue yang satu almamater di SMUN 36: “Lan, elo harus menguatkan hati. Masa-masa kejayaan elo udah lewat bro. Dulu elo itu lucu, tampan, bahkan beberapa cowok di 36 juga ada yang demen ama elo. Sekarang zaman udah berganti coy. Elo udah gak happening lagi. Jadi bersiap-siaplah untuk melanjutkan rencana jomblo di sisa hidup elo.”

Lalu kenapa gue tulis tentang Ideologi Jomblo di blog ini? Berseri pula! Well, gue nulis ini untuk menguatkan teman-teman yang kebetulan membaca tulisan ini (dan juga kebetulan jomblo) agar tidak gundah gulana meski belum punya pasangan. Sob, jomblo itu bukanlah sesuatu yang harus ditakutkan, dikhawatirkan, apalagi disembunyikan.

Elo gak perlu takut keluar rumah karena jomblo! Masa elo kalah sama Edward Cullen (Film Twilight) yang vampir tapi tetap berani beraktivitas di luar rumah. Elo cuma jomblo tapi merasa malu. Dia? Udah vampir, kulit pucat, umurnya udah berabad-abad, tapi tetap pede. Akhirnya dia bisa menikahi Bella kembang di sekolah. Kalo Edward Cullen bisa kawin, elo yang manusia (meski jomblo) pasti bisa nikah juga kawan.

Elo juga gak perlu bikin status “in relationship” palsu di FB untuk menyembunyikan kejombloan elo. Kalo elo jomblo sejati, seharusnya elo pasang status JOMBLO di FB elo, supaya menunjukkan martabat elo man. Kalo elo pasang status “in relationship” atau “complicated” abal-abal, yakinlah kalo bakal makin sedikit cowok atau cewek yang coba mendekati elo. Contoh gue dong. Gue gak pernah menyembunyikan status single gue. Malah lewat tulisan ini, makin banyak orang yang tahu gue jomblo. Lalu apakah sekarang banyak cewek yang mendekati gue?

ENGGAK ADA sama sekali coy!!

Intinya, JOMBLO itu bukan AIB. JOMBLO hanya menandakan elo kurang beruntung.

Kita balik ke Ideologi Jomblo bagian yang ketiga. Banyak orang mengatakan gue jomblo karena gue mengalami patah hati yang berlarut-larut. Well, gue gak memungkiri peristiwa patah hati itu kejadian yang merubah hidup. Rencana masa depan yang udah disusun, mimpi yang udah dibangun, dan hari tua yang udah terbayang, diluluhlantakkan oleh sebuah peristiwa PATAH HATI.

Patah hati biasanya menyebabkan:

  1. Air mata gak terkontrol. Bahkan sembari menonton @Mongol_Stres pun orang yang patah hati bisa nangis.
  2. Anti sosial akut. Biasanya gejala awal adalah menon-aktifkan akun FB, mematikan HP, gak nge-tweet. Kalo taraf akut biasanya akan menghindari acara reuni, acara pernikahan, termasuk arisan pungguan marga.
  3. Tiba-tiba mendadak jadi suka menulis. Biasanya orang patah hati, jadi rajin menulis buku harian, atau juga menulis blog dengan menggunakan akun WordPress. Tahap akut biasanya orang yang patah hati akan mendadak puitis, dan suka menulis kutipan-kutipan di FB atau di status BBM nya.

Nah kalo elo ketemu dengan orang-orang berciri-ciri seperti yang gue gambarkan di atas, elo harus rangkul dia man. Katakan padanya: “Kawan, gue tahu patah hati itu gak enak. Tetapi jangan takut, elo pasti bakal sembuh. Berpikir jauh ke depan, dan jadilah JOMBLO yang bersinar.”

Gue dengan bangga memberitahukan ke elo semua, kalo 3 ciri-ciri orang patah hati, jauh dari gue. Beneran!!!

Jadi bagaimana caranya bangkit dari situasi PATAH HATI? Well, beberapa tips yang mungkin bisa gue bagi adalah sebagai berikut (ini berdasarkan pengalaman orang lain yang udah bangkit menjadi JOMBLO yang bersinar):

  1. PING mantan-mantan elo yang lain. Ajak-ajak bicara tentang apa pun. Ungkit-ungkit juga peristiwa manis yang pernah elo alami dengan mantan elo yang lain itu. Misalnya elo pernah jadian dengan seorang cewek waktu SMP, lalu elo memberikan boneka kodok super gedeee sebagai hadiah ulangtahun dia. Dia pun tersenyum tersipu-sipu malu saat menerima boneka itu, meskipun dia juga bingung gimana cara membawa boneka itu ke rumah, dan belum lagi ditambah gimana caranya menjelaskan ke bokap nyokapnya dia. Tapi hari itu elo berhasil membuat senang seorang gadis. Dan keberhasilan itu bisa membuat percaya diri elo naik lagi, dan lambat laun luka patah hati itu pasti bakal sembuh.
  2. Ikut acara kebaktian pemulihan hati yang luka bagi elo yang beragama Kristen, atau acara pengajian buat elo yang Muslim. Intinya elo kudu mendekatkan diri ke Tuhan di masa-masa patah hati. Habiskan air mata elo di hadiratNya, apalagi kalo misalnya memang kebetulan banyak orang lain di kiri kanan elo yang juga nangis, maka elo gak bakal malu nangis dan menjerit menangisi orang yang sudah mematahkan hati elo.
  3. Diet. Biasanya orang patah hati akan makan berlebihan. Nah menurut PAKAR PATAH HATI, justru di saat patah hati elo kudu mengurangi makan, bahkan kalo perlu pergi ke gym dan mulai membentuk otot-otot di badan. Apalagi kalo misalnya si pematah hati elo selingkuh sama seseorang yang bodinya lebih bagus dari elo, maka elo justru harus makin menjaga badan elo. Sehingga kalo suatu hari elo ketemu sama orang yang menyakiti elo, dia bakal menyesal karena telah mencampakkan cowok macho atau cewek seksi kayak elo.
  4. Mulai buka hati untuk orang lain. Elo bisa mulai pelan-pelan dengan cari-cari di FB, ajak chat, dan kalo ternyata bisa dapat chemistry dengan dia, mulai deh jajaki lebih serius dengan orang yang baru elo kenal itu. Kalo elo pernah jadian sama seseorang, berarti tinggal menunggu waktu aja untuk elo menjalin hubungan dengan orang lain. Sabar.

Patah hati bukan berarti jadi alasan untuk menutup hati. Itu ideologi jomblo yang ketiga. Dunia sudah jelas gak sesempit selebar daun kelor. Dunia ini luas banget. Jika hari ini elo patah hati, menangislah sepuas-puasnya tapi masih ada seseorang di luar sana yang menanti dipacari dan dinikahi oleh orang seistimewa elo coy. Jadi meskipun elo pernah patah hati, tapi jangan pernah patah semangat. Selalu ada kemungkinan lain untuk segala situasi dalam hidup ini.

Bagi gue, kegagalan cinta bukan akhir segalanya. Kegagalan cinta merupakan wake up alarm supaya gue membenahi diri. Membenahi diri untuk menjadi pria terbaik buat seseorang yang Tuhan sudah takdirkan untuk menemani gue dalam suka duka sampai hari tua.

Oleh karena itu sampai hari ini, gue masih BBM dan chat dengan mantan-mantan gue. Walau demikian tak ada satu pun keinginan untuk merebut dia, karena cinta sudah lewat, dan semua tinggal kenangan. Dan gue sangat bahagia untuk arah hidup yang sudah mereka jalani saat ini.

Well, ini akhir dari seri Ideologi Jomblo. Terima kasih sudah menyempatkan membaca tulisan-tulisan gue. Semoga kelak tulisan gue bakal lebih baik sehingga bisa menghibur dan menginspirasi teman-teman sekalian.

Ingat sob ideologi jomblo ketiga yang sudah gue jelaskan dengan panjang lebar: “Patah hati bukan berarti jadi alasan untuk menutup hati.

Written by Rolan Sihombing

July 12, 2012 at 9:28 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: